Kamis, 26 September 2019

Sukseskan Sensus Penduduk 2020, BPS Ngobrol Santai Bareng Komunitas di Semarang

Sensus Penduduk 2020, Mencatat Indonesia! 

Kira-kira begitu riuh serempak suara peserta ngobras yang diselenggarakan BPS di gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang. 

Hallo Indonesia, 

Tahukah kamu bahwa pada tahun 2020 Badan Pusat Statistik(BPS) akan melaksanakan sensus penduduk seluruh masyarakat Indonesia. Sensus penduduk sendiri dilaksanakan sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran dengan angka 0, tahun 2020 salah satunya. 

Lalu, apasih tujuan diadakannya sensus penduduk?





Tujuan adanya sensus penduduk adalah untuk mendata seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Nah, data-data ini nantinya akan bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satu contohnya adalah pembuatan skripsi yang mana membutuhkan data-data yang valid. 

Nah, data dari BPS inilah bisa dimanfaatkan untuk pembuatan skripsi. Eits, tidak hanya itu, contoh lainnya adalah pemanfaatan data dari BPS ini dalam memudahkan pemerintah dalam berbagai kepentingan bersama. Misalnya yaitu dalam penyusunan RAPBN masa mendatang, perhitungan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan lain sebagainya. 

Rabu, 25 September 2019, Badan Pusat Statistik melaksanakan talkshow bertajuk Ngobras (Ngobrol Santai Bareng Komunitas). Acara yang dihadiri oleh perwakilan berbagai komunitas yang ada di Semarang ini berlangsung sangat meriah.

Ngobras : Ngobrol Santai Bareng Komunitas
Seorang budayawan Semarang yakni Bapak Prie GS, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah yakni Bapak Sentot Bangun Widoyono, juga Bapak Bambang Pramusinto yang merupakan Kepala Diskominfo Semarang memberikan berbagai macam gambaran dan perspektif mengenai Sensus Penduduk 2020 yang akan dilakukan oleh BPS dan bagaimana cara mereka mendukung mensukseskan program BPS tersebut. 

Perlu kita ketahui juga bahwa dalam Sensus Penduduk 2020 nanti Indonesia akan membuka sejarah baru guys! Sejarah apa sih? 

Pada Sensus Penduduk 2020 nanti BPS akan menggunakan metode kombinasi (combine method). Metode kombinasi yaitu melakukan kombinasi antara pencacahan metode tradisional seperti sensus penduduk sebelumnya dengan metode baru yang berbasis data yang teregistrasi di Disdukcapil. 

Jadi, dengan metode kombinasi in diharapkan data yang diperoleh oleh BPS akan lebih valid dan terintegrasi. Selain itu, diharapkan dari sensus penduduk 2020 nanti akan menghasilkan satu data kependudukan indonesia dan mewujudkan register based sensus sesuai yang direkomendasikan oleh PBB. 

Ternyata untuk melakukan ini perlu persiapan yang super duper panjang lho guys! Jadi, jangan sampai kita sebagai warga negara yang baik tidak berpartisipasi. Saya sebagai perwakilan komunitas blogger Gandjel Rel rasanya kayak disuapin banyak sekali ilmu oleh mereka. 

Lha ya bagaimana enggak, saya yang awalnya ndak paham apa-apa jadi paham sampai ngelupas ilmunya. Dari program sensus penduduk 2020 hingga masalah pelik komunitas di Semarang semuanya benar-benar dibahas rampung semalam. Dari sharing antar komunitas, pakar budaya dan lain sebagainya membuat berbagai macam ide muncul.

Ngobras bareng BPS
Blogger Gandjel Rel di acara Ngobras bersama BPS, Diskominfo dan Prie GS

Memang dasarnya masyarakat Indonesia itu pada inovatif yaa, makanya tidak heran kalau kumpul dikit yang muncul ide-ide baru yang brilian. Karena Indonesia bukan hanya aku. Mahasiswa, petani, buruh, guru atau siapapun kamu adalah bagian dari Indonesia. 

Demi Indonesia yang lebih baik, maka aku butuh kamu untuk mensukseskan Sensus Penduduk 2020! 
Ayo Sukseskan Sensus Penduduk 2020! 

Tanpamu ini berat. Bersama kita hebat!





Ditulis oleh : Tirami Widyawati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar