Tuesday, February 9, 2016

Tanya-Jawab Seputar Menulis dan Blogging


Dear GRes,

Beberapa waktu lalu di acara Future Leader Summit, stand Gandjel Rel dan Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang menyediakan form tanya jawab seputar menulis dan blogging, yang nantinya akan dijawab via blog ini.
pic by thepbsblog.wordpress.com

Cukup banyak pertanyaan yang masuk, salah satunya ada pertanyaan dari @dearatihid tentang bagaimana cara mengumpulkan audience di blog, dan sudah dijawab lengkap oleh Dewi Rieka di postingan "Tips Agar Blog Ramai Pengunjung".

Pertanyaan lainnya, saya, Rahmi Aziza coba jawab ya. Maappp banget udah nunggu lama. Oya, ini jawaban ala saya, mungkin bisa beda versi orang lain. Menulis dan blogging kan bukan ilmu pasti atau eksak ya, jadi jawabannya bisa fleksibel ;)

1. Pertanyaan dari Elva Anis
Apakah menulis itu bakat yang sudah ada dalam diri atau bisa diasah?
Bisa jadi ada orang yang memang punya bakat menulis, tapi bakat bukan satu-satunya modal untuk terjun ke dunia kepenulisan. Menulis merupakan keterampilan yang bisa diasah. Caranya tentu saja dengan terus menulis. Nah untuk menumbuhkan keinginan atau tekad menulis ini ada banyak yang bisa dilakukan, seperti membaca, ikut kelas nulis, ikut komunitas menulis, dan yang paling penting lawan perasaan minder, yang sering melintas, "Duh kalau tulisan saya jelek gimana, kalau ngga ada yang baca gimana?, kalau dikritik orang gimana?". Ngga usah peduli itu semua, sejauh tulisan kita tidak merugikan orang lain, tulislah!
Apa saja yang ditulis?
Banyak yang bisa ditulis, tergantung kamunya suka nulis apa? Kamu bisa nulis resensi buku yang pernah dibaca, resensi film, kenangan masa sekolah, saran dan kritik terhadap kebijakan pemerintah, tumbuh kembang anak, resep masakan, dll.


2. Pertanyaan dari Lyanta Laras Putri
Cara Menumbuhkan Kreativitas dalam Menulis.
Banyak hal yang bisa dilakukan. Seperti membaca. Dengan membaca kita bisa menilai sebuah karya, sisi mana yang bagus, sisi mana yang mungkin membosankan, sisi mana yang unik, Catat, dan jadikan referensi saat kamu menulis nantinya. Selain itu agar lebih kreatif bisa dirangsang dengan banyak menonton film, banyak bergaul, dengan begitu kita jadi punya banyak ide untuk tulisan.
Cara merawat blog yang ditinggal.
Ya kembali dulu ke blognya, diisi lagi. Biar lebih semangat ngeblog, bisa bikin header yang cantik, jadi berasa pengen terus nulis di blog. Sering-sering juga blogwalking (mengunjungi blog oarng lain) supaya kita ngga berasa seorang diri ngeblognya.

3. Pertanyaan dari Eunike Cahya
Gimana menumbuhkan komitmen dalam menulis dan tidak ikut-ikutan tren?
Untuk membantu kita komitmen menulis, coba buat jadwal nulis. Misalnya dalam seminggu harus jadi satu tulisan. Nanti ditingkatkan lagi kalau sudah mulai bisa menjalankan komitmen itu. Untuk ikutan tren sebenarnya ngga ada yang salah kok. Yang kurang tepat itu, kalo kita lagi nulis komedi misalnya, terus, tiba-tiba buku misteri lagi ngetren, belum selesai nulis komedinya udah beralih nyoba nulis misteri. Eh ngga lama kemudian, misteri ngga tren lagi, yang ngetren teenlit, tulisan misteri kita ngga dirampungkan juga beralih ke teenlit. Kapan selesainya kalo gitu kan?

4. Pertanyaan dari @ochabinar_
Gimana caranya motivasi diri sendiri pas lagi stak nulis?
Kalo saya pas lagi stag nulis, ya berhenti dulu nulisnya, tutup laptop. Lakukan hal-hal yang saya sukai, misalnya baca buku atau nonton film komedi. Tapi jangan lama-lama juga ya berhentinya, keburu males nantinya untuk lanjut nulis.

5. Pertanyaan dari Desvita Rizka
Gimana sih caranya buat stay excited, nyelesein artikel/keep the mood up for writing?
Ini saya sering juga ngalamin, tiba-tiba bosen nyelesein sebuah naskah. Kalau saya biasanya dengan membaca buku yang sejenis dengan apa yang sedang ditulis atau nonton film yang genrenya mirip. Misal mau nulis buku romantis ya nonton film romantis, biasanya suka terlintas ide-ide baru dan ga sabar pengen nyelesaian tulisan dengan tambahan motivasi bisa difilemkan juga seperti film yang ditonton tadi.

6. Pertanyaan dari @astiputri_alfa
Gimana biar ngeblognya istiqomah?
Yang pertama kita harus punya motivasi dulu untuk apa kita ngeblog. Kalau saya motivasi utama ngeblog untuk mengabadikan hidup, jadi pasti akan selalu ada bahan yang bisa ditulis. Entah itu tumbuh kembang anak, piknik ke suatu tempat, pengalaman lucu saat naik angkot, buku yang dibaca, dll. Setelah itu bikin jadwal posting, ngga usah muluk-muluk one day one post misalnya. Seminggu seklai juga cukup, asal konsisiten. Tiap Senin misalnya. Catat di selembar kertas, tempel di tempat yang mudah terlihat. Tiap Senin Posting Blog!

7. Pertanyaan dari @spica1409
Cara mengalahkan diri sendiri.
Bentar ini dalam hal apa dulu. Karena konteksnya nulis, saya anggap aja cara mengalahkan diri sendiri yang malas nulis gitu kali ya. Saya juga sering ngalamin yang namanya malas nulis Bosen itu wajar, istirahat sehari dua hari ngga nulis gapapa. Tapi jangan kelamaan ntar jadi males beneran. Kalo udah sehari dua hari istirahat ngga nulis, paksa diri kita untuk nulis, bagaimanapun hasilnya. Tulis sesuatu yang mudah dulu, yang enjoy saat kita menuliskannya. Misalnya nulis status di facebook tentang pengalaman lucu yang dialami hari ini, buat pemanasan. Tapi jangan keterusan mantengin facebook terus ya. Lanjutkan nulis lagi sesuai yang sudah direncanakan sebelumnya. Mau nulis naskah buku, nulis blog, nulis buat media, atau yang lainnya.

8. Pertanyaan dari @frendayentin
Gimana caranya biar ngeblognya ngga mood-moodan?
Hampir sama dengan pertanyaan nomor enam ya. Saran saya buat jadwal posting. Dan paksa diri kamu untuk menepatinya!

9. Pertanyaan dari Yayuk Reknoningsih
Gimana caranya mengubah blog dari blogspot menjadi akun .com?
Hubungi penyedia layanan jasa hosting dan domain seperti godaddy, qword, lautan hosting, dll. Banyak kok, untuk blogspot biayanya sekitar Rp.140.000,- setahun.

Semua pertanyaan sudah tuntas dijawab ya menteman. Kalau masih ada pertanyaan lagi bisa mention kami di twitter @gandjelrel. Atau mau bikin kelas menulis dan blogging? Kami bersedia menjadi tim pengisi, gratis untuk wilayah Semarang.

Ditulis oleh Rahmi Aziza, creator komik Mak Irits, pemilik blog www.rahmiaziza.com dan www.makirits.com.

4 comments:

  1. Ini info yang sangat bermanfaat mbak Rahmi, saya baru tahu nih. Harus pakai twitter ya mbak?

    Bagus juga kelas menulis dan blogging, tapi saya bisanya hari Minggu :(

    Tulisan disisi kanan terpotong mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kepotong ya mba, aku lihat di laptop utuh nih, kok bisa beda ya, ntar dikonsultasikan dulu dengan tim ahli hehe :D

      Delete
  2. asiiik...jadi, ada juga ya rubrik tanya jawab gini...bisa ikutan nyimak deh

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, lunas sudah utang jawaban kita hihihihi...

    ReplyDelete